Merawat jersey custom bukan hanya soal menjaga tampilan tetap keren tetapi juga memperpanjang usia pakainya. Banyak pengguna jersey dari komunitas olahraga, sekolah, kampus, hingga event sering mengabaikan cara perawatan yang benar. Padahal kualitas bahan dan ketahanan warna sangat bergantung pada kebiasaan mencuci dan menyimpannya. Untuk kamu yang sering memesan melalui layanan konveksi jersey jogja, menjaga perawatan jersey wajib menjadi prioritas.
Memahami teknik perawatan jersey custom Jogja sangat penting karena bahan yang digunakan umumnya quick dry, lentur, dan ringan. Bahan seperti Benzema, Hyget, atau Dryfit sangat mudah dirawat namun tetap membutuhkan perlakuan khusus agar tidak cepat kusam. Jika dirawat dengan benar, jersey akan tetap nyaman dipakai meski digunakan dalam aktivitas berat seperti futsal, gowes, atau kompetisi e sport.
Artikel ini akan membantu kamu mengenali cara perawatan jersey custom Jogja yang tepat, mulai dari mencuci hingga penyimpanan. Tips ini mudah dilakukan di rumah dan sangat efektif dalam menjaga kualitas printing maupun ketahanan benang.
Hindari Mencuci Jersey dengan Air Panas
Langkah pertama merawat jersey adalah memperhatikan suhu air. Jersey custom tidak boleh dicuci dengan air panas karena dapat merusak struktur serat dan membuat warna cepat pudar. Air panas juga bisa menyebabkan bahan elastis mengendur sehingga jersey tidak lagi nyaman digunakan. Cukup gunakan air dingin atau air biasa agar warna tetap cerah.
Selain itu, rendaman yang terlalu lama juga dapat memengaruhi keawetan printing. Beberapa teknik printing seperti sublim atau polyflex memang cukup kuat, tetapi perendaman lebih dari 30 menit berpotensi menurunkan ketajaman warnanya. Cukup rendam sebentar dengan deterjen lembut untuk hasil lebih aman. Kebiasaan kecil ini akan menjaga kualitas jersey kamu tetap optimal.
Ketika mencuci, hindari mengucek bagian sablon atau nomor punggung secara berlebihan. Perlakukan bagian tersebut dengan lembut agar tidak mudah retak atau mengelupas. Cara sederhana ini membantu jersey tetap tampak baru lebih lama.
Gunakan Deterjen Lembut dan Pisahkan dari Pakaian Lain
Gunakan deterjen lembut tanpa pemutih karena bahan jersey sensitif dan mudah rusak jika terkena deterjen keras. Jangan mencampur jersey dengan pakaian berbahan kasar atau berwarna tajam untuk mencegah gesekan dan luntur silang. Pastikan pembilasan benar benar bersih agar tidak ada sisa deterjen yang bisa menyebabkan bau apek dan menjaga jersey tetap nyaman dipakai.
Keringkan Jersey Tanpa Menjemur Langsung di Bawah Sinar Matahari
Menjemur jersey langsung di bawah matahari dapat membuat warna dan printing cepat pudar sehingga lebih baik dijemur di tempat teduh dengan sirkulasi udara baik. Hindari penggunaan mesin pengering bersuhu panas karena bisa membuat bahan melar dan tidak rapi. Setelah kering jangan menyetrika langsung bagian sablon dan gunakan suhu rendah dengan kain pelapis agar printing tetap halus.
Simpan Jersey dengan Cara yang Tepat agar Tidak Berbau Apek
Cara simpan jersey juga menentukan daya tahannya. Pastikan jersey benar benar kering sebelum dilipat atau dimasukkan dalam lemari. Bahan yang masih lembap dapat menimbulkan bau apek dan memicu jamur. Simpan jersey di tempat yang kering dan tidak lembap agar kualitas kain tetap baik.
Untuk jersey komunitas atau tim yang jarang dipakai, sebaiknya simpan menggunakan hanger agar tidak kusut. Jika memiliki banyak koleksi jersey custom Jogja, kamu bisa menggunakan silica gel untuk menjaga lemari tetap kering. Metode penyimpanan yang rapi membuat jersey lebih mudah ditemukan dan tetap dalam kondisi terbaik.
Jika suatu saat kamu ingin memesan ulang atau membuat desain baru, kamu bisa langsung menghubungi cetakkaos sebagai rekomendasi tempat pembuatan jersey yang berkualitas. Perawatan yang baik ditambah kualitas produksi yang tepat akan membuat jersey kamu selalu tampak premium.